Kamis, 31 Juli 2014

Menentukan Langkah Awal untuk Penerapan Sistem Manajemen Mutu

Pertanyaan yang sering muncul di kepala kita saat akan menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM), berdasarkan pengalaman penulis di dua perusahaan yang pernah di tongkrongi adalah seperti ini:
1. Apa sih manfaat yang akan kita dapat bila sudah mengaplikasi SMM ?
2. Apakah akan meringankan pekerjaan kita atau sebaliknya ?
3. Seperti apa sih audit SMM itu ?
4. Bagaimana bila gagal nanti dalam audit ?
5. Dan pertanyaan lainnya yang membebani pikiran.

Pada kenyataannya SMM (ISO 9001) tidaklah serepot pikiran kita. Masih banak sistem-sistem lain yang jauh lebih rumit. Untuk memulai penerapan ISO 9001 maka langkah-langkah yang perlu dilakukan biasanya seperti berikut:
1. Dapatkan komitment dari top manajemen.
2. Pilih konsultan yang dipercaya (bagi yang sama sekali belum mengenal SMM).
3. Bentuk atau tentukan salah seorang yang dipercaya oleh top manajemen sebagai perwakilan manajemen (Management Representative: MR).
4. MR akan menentukan perwakilan dari masing-masing departemen sebagai penanggung jawab di bagian tersebut.
5. MR mengadakan pelatihan melalui konsultan yang ditunjuk, dengan peserta dari perwakilan masing-masing bagian tadi.
6. Setelah semua memahami konsep SMM, lakukanlah audit awal terhadap dokumen-dokumen yang di aplikasi selama ini. Bila di anggap sudah cukup memenuhi persyaratan SMM maka lanjutkan penggunaan dokumen-dokumen tersebut. Tetapi bila dirasa tidak sesuai dengan persyartan SMM, maka lakukan penyesuaian sesederhana mungkin agar mudah di aplikasi.
7. Setelah semua dirasa sudah cukup memenuhi persyaratan SMM, maka melalui badan sertifikasi ISO lakukanlah audit untuk mendapatkan sertifikasi.
8. Untuk tetap berhak memakai sertifikasi yang sudah di dapat, setiap setahun sekali akan dilakukan Surveillance Audit oleh badan sertifikasi.

Tidak repot kan, semoga bermanfaat.
Indahnya  berbagi............

Tidak ada komentar:

Posting Komentar